Kita dalam Kata


Alhamdulillah..
salah satu perjalanan saya mulai bertemu ujungnya. perjalanan yang saya maksud adalah ini,



  Hey,hey!
namanya Miftahuts Tsani, artinya Kunci Kedua.
sikap cool nya tidak didramatisir, seperti sudah dari oroknya.
membuatku penasaran adalah hobinya, sejak pertama kami bertukar nama.
ketidak-tertarikannya padaku adalah alasan pertama
acuh sikapnya terhadapku ada di peringkat kedua
sampai membuatku jatuh cinta berkali-kali padanya jadi sebab ketiga
dalam diam,


Plaza Semanggi sore itu ikut merayakan pertemuan kita (sbg teman) kembali setelah 6 bulan
tak jarang aku mengabadikan gambarmu tiba-tiba, sudah kuduga kau pasti menolak :(

aku selalu suka mengusilimu (sbg teman), salah satunya memaksamu untuk tak menghapus tandatanganku di telapak tanganmu semalaman :p
berhasil mengajakmu (sbg teman) menikmati Solo adalah sukacitaku saat itu

(sbg teman) aku memberanikan diri memberimu boneka dg ekspresi mirip sepertimu,lucu. - 2011


Seumur-umur saya tak pernah mengira akan menghabiskan waktu begini
saya memilih ambil resiko, menuruti rasa penasaran ini
tentu berdoa agar pesan saya sampai pada tujuan tak lupa dipanjatkan.
kehadiranmu sejak hampir 3 tahun lalu tak selalu seperti yang saya harapkan
seringkali tiba-tiba kamu hilang, tak bisa kulihat dimana-mana
lalu muncul lagi dengan  nomor handphone mu yang tiba-tiba menghubungiku sekedar bertukar sapa,bertanya kabar tanpa tujuan apa-apa. membuatku bingung harus merasa Gede Rasa atau biasa saja.
atau tak sengaja bertemu setelah berapa lama, meski juga tak kau tunjukkan ada yang spesial dari setiapnya
melihat sikapmu yang dingin itu membuatku takut,membunuh optimisku perlahan


terpaut kurang lebih 400km Jogja-Bandung.
akhirnya kamu menyadari ada saya,menoleh dan membagi senyum.
akhirnya aku berani Gede Rasa.
meski begitu,
kamu tak pernah bilang cinta pada saya, saya tahu itu bukan gayamu
saya juga tak berharap kamu mengatakannya,
saking hafalnya kamu slalu melakukan sesuatu hanya jika kau mau.
kita seperti teman dekat hingga beberapa waktu lalu kamu datang,
menemui Bapak saya,

"Pak, saya cinta anak gadis bapak"
DEG!
saat itu juga saya tahu, selama ini kamu tidak benar-benar diam.
saya juga tahu, selama ini ikhtiar saya sampai ke tujuan
aku slalu tertawa sendiri mengingat apa jawabmu saat kutanya,


"Kok selama ini ga bilang kalo ada perasaan juga?"
"Bawel ah.."

hahahahaTHAT'SWHYILIKEYOUhahahaha!

sampai hari ini saya tak tau pasti alasanmu memilih saya,sama sekali.
yang pasti saya senang sekali,a'..
yang saya paling tahu, kamu juga merawat perasaan, membiarkannya tumbuh, bersama saya.
lucunya cerita ini,
lucunya kita berdua,
sampai sekarang pun kamu masih dengan gayamu,
tak hobi tertawa seriang aku.
tapi terkadang hari,



tertawamu menjadi sangat spesial,
selalu kutunggu,
dan masih membuatku penasaran sama seperti dulu,
seperti pertama kita bertukar nama dan tatapanmu yang tak sampai 3detik itu.
meyakinkanku tak ada yang berubah
memberitahu memang tak ada yang salah padamu,
bahkan Tuhan menyuruhku bandel dengan perasaan itu,
aku yang keliru, menjatuhkan hati dengan baik padamu,
Miftahuts Tsani.

Terimakasih..




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar